EDISI DIGITAL · NO. 1.247SUARA · TANAH · AIR
Kesehatan

Jantung Koroner Tetap Pembunuh Nomor Satu Indonesia, Ini Datanya

Kemenkes merilis laporan bahwa penyakit jantung koroner menyumbang 26 persen dari total kematian di Indonesia sepanjang 2025, meningkat dari 22 persen pada 2022.

Oleh dr. Firman Hidayat

Jakarta · 19 Mei 2026

6 menit baca

Bagikan: TW · FB · WA

Jantung Koroner Tetap Pembunuh Nomor Satu Indonesia, Ini Datanya
Foto ilustrasi · Dokumentasi Redaksi

Laporan Profil Kesehatan Indonesia 2025 yang dirilis Kemenkes menunjukkan penyakit jantung koroner tetap menjadi penyebab kematian utama, menyumbang 26 persen dari total kematian atau sekitar 480.000 jiwa per tahun.

Faktor risiko utama yang meningkat adalah hipertensi tidak terkontrol (42 persen populasi dewasa), obesitas (28 persen), dan diabetes mellitus (10,9 persen).

Usia rata-rata serangan jantung pertama kali di Indonesia kini 53 tahun, turun dari 58 tahun pada satu dekade lalu, menandakan tren yang semakin mengkhawatirkan.

PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) mendesak pemerintah memperbanyak akses pemeriksaan EKG dan ekokardiografi di tingkat Puskesmas.

Kampanye u201cGerak Jantung Sehatu201d akan diluncurkan bersamaan dengan Hari Jantung Sedunia September 2026 dengan target 10 juta orang mengikuti skrining gratis.

"Setiap berita yang terbit di sini adalah catatan kecil tentang hari ini — yang esok mungkin menjadi sejarah."

— Tim Redaksi Berita Warga Nusantara

Berita Terkait

Kesehatan