EDISI DIGITAL · NO. 1.247SUARA · TANAH · AIR
Ekonomi

PLN Targetkan 23 GW Energi Terbarukan Beroperasi Sebelum 2030

PLN mempercepat pengembangan pembangkit energi terbarukan dengan menargetkan 23 gigawatt kapasitas baru dari tenaga surya, angin, dan panas bumi.

Oleh Galih Prabowo

Jakarta · 26 Mei 2026

6 menit baca

Bagikan: TW · FB · WA

PLN Targetkan 23 GW Energi Terbarukan Beroperasi Sebelum 2030
Foto ilustrasi · Dokumentasi Redaksi

PT PLN (Persero) mengumumkan percepatan program pembangunan pembangkit energi terbarukan (EBT) dengan target penambahan kapasitas 23 gigawatt (GW) sebelum 2030, lebih tinggi dari target awal 17 GW.

Sumber energi yang diprioritaskan adalah PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) di atap dan lahan, PLTA (air), PLTB (bayu/angin) di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara, serta PLTP (panas bumi) di Sumatera dan Jawa.

Direktur Utama PLN menyebut percepatan ini diperlukan agar Indonesia memenuhi komitmen net zero emission 2060 dan target bauran EBT 23 persen pada 2025.

Investasi yang dibutuhkan diperkirakan mencapai USD 20 miliar, yang akan dipenuhi melalui kombinasi anggaran PLN, pinjaman multilateral, dan skema KPBU.

Beberapa proyek sudah dalam tahap konstruksi, termasuk PLTS Terapung Cirata 145 MW yang akan menjadi terbesar di Asia Tenggara.

"Setiap berita yang terbit di sini adalah catatan kecil tentang hari ini — yang esok mungkin menjadi sejarah."

— Tim Redaksi Berita Warga Nusantara

Berita Terkait

Ekonomi