Kemendikbud Gelar Evaluasi Nasional Kurikulum Merdeka Setelah Tiga Tahun
Setelah tiga tahun implementasi, pemerintah mengevaluasi Kurikulum Merdeka dengan melibatkan 50.000 guru dan 200.000 siswa sebagai responden.
Kemendikbudristek meluncurkan program Evaluasi Nasional Kurikulum Merdeka yang melibatkan sekitar 50.000 guru dan 200.000 siswa dari 34 provinsi sebagai responden utama.
Evaluasi ini merupakan yang pertama sejak Kurikulum Merdeka diterapkan secara penuh di jenjang SD, SMP, dan SMA pada tahun ajaran 2023/2024.
Salah satu fokus evaluasi adalah efektivitas pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang menjadi ciri khas Kurikulum Merdeka.
Hasil awal survei menunjukkan 68 persen guru merasa lebih leluasa dalam menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa, namun 54 persen masih kesulitan pada aspek asesmen formatif.
Hasil akhir evaluasi akan diumumkan pada akhir Juni 2026 dan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum untuk tahun ajaran 2027/2028.
"Setiap berita yang terbit di sini adalah catatan kecil tentang hari ini — yang esok mungkin menjadi sejarah."
— Tim Redaksi Berita Warga Nusantara