Indonesia Targetkan Kurangi Sampah Plastik Laut 70 Persen pada 2025
Evaluasi program Jaga Laut Bebas Sampah menunjukkan pengurangan 42 persen sampah plastik di laut dalam tiga tahun terakhir, namun masih jauh dari target 2025.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempresentasikan evaluasi Program Jaga Laut Bebas Sampah yang menunjukkan pengurangan 42 persen volume sampah plastik di perairan Indonesia selama 2023u20132025.
Meski merupakan kemajuan signifikan, angka ini masih jauh dari target 70 persen yang ditetapkan dalam Perpres Penanganan Sampah Laut yang diterbitkan 2022.
Program pengolahan sampah terpadu di Pesisir Bali, Lombok, dan Kepulauan Seribu disebut sebagai model terbaik yang perlu direplikasi di 500 kabupaten/kota pesisir.
Industri FMCG diwajibkan mencapai target daur ulang kemasan 30 persen tahun ini sebagai bagian dari regulasi Tanggung Jawab Produsen Diperluas (EPR).
Indonesia juga aktif dalam negosiasi Perjanjian Plastik Global PBB dan berambisi memasukkan klausul tanggung jawab produsen global dalam draf akhir.
"Setiap berita yang terbit di sini adalah catatan kecil tentang hari ini — yang esok mungkin menjadi sejarah."
— Tim Redaksi Berita Warga Nusantara